Skip to main content

Mentoring bukan segalanya | Segalanya berawal dari mentoring

Assalamualaikum ukhty shaliha...
Perkenalkan Saya Riska..

Saya mau menceritakan sedikit pengalaman mentoring saya.
awalnya saya ikut mentoring karena keeajiban dari kampung untuk mendukung nilai agama..

Pemahaman agama saya sangatlah dangkal sebelumnya meski demikian saya merasa bahwa diri saya sudah baik. Dahulu saya belum menggunakan hijab namun saya merasa tidak bersalah akan hal itu..

Pertama kalai mengikuti mentoring dengan mentor yg kebetulan namanya sama dg saya tiba tiba hati saya mulai tergerak dan mulai risih  berbeda sendiri diantara teman teman saya..

Teman teman satu lingkaran saya banyak memberi contoh yg baik kepada saya. Mereka semua pada awalnya sudah berhijab dan perlahan lahan menggunakan huijab yg lebih panjang. berbeda dengan saya yg pada awalnya belum ber hijab namun merasa bangga dengan hal itu....

Semakin hari saya semakin resah. ada kegelisahan yg saya alami saat keluar rumah dengan pakaian yg biasa saya pakai. Perlahan saya mulai menggunakan hijab setelah kakak mentor saya mengatakan bahwa "selangkah anak perempuan keluar rumah tanpa hijab selangkah pula ayah nya menuju neraka" tersentak saya kaget mwndengar pernyataan itu dan air mata saya terjatuh..

Beberapa hari kemudian  saya mencoba untuk menggunakan hijab meskipun awalnya masih terasa berbeda namun perlahan lahan saya merasa nyaman. dan perasaan nyaman itu muncul saat saya mencoba keluar rumah tanpa hijab rasanya seperti sesuatu yg sangat memalukan...

Akhirnya saya mantapkan hati untuk berhijab sepenuhnya. Dan Alhamdulillah sejak saya berhijab dan saya tergabung dalam mentoring banyak sekali motivasi yg saya dapatkan untuk urusan dunia dan akhirat...

Dari mentoring juga saya mendapat banyak ilmu yg sangat bermanfaat sebagai pendongkrak semnagat untuk terus berkarya..

Pertama kali saya menjuarai Kompetisi debat berawal dari mentoring yang pada saat itu bahasan kami adalah manjadda wa jada. Maka muncullah aura positif dan dorongan dari dalam diri saya untuk terus mentoring....

Mentoring memang bukan segalanya. Tapi percayalah Segalanya berawal dari mentoring..

Comments

Popular posts from this blog

CERITA CINTA ISLAMI

Jodoh Pasti Bertemu Gadis yang duduk dua meja di depanku itu membuat hari hari ku terasa indah tak menentu.  setiap kali aku melihatnya hatiku selalu gundah tak menentu berharap semua anak gadis itu seperti dia. Bayangkan saja Wajahnya yang elok di balut kerudung panjang yang menutupi lekuk tubuhnya terlihat indah setiap kali ia senyum kepadaku.  Tetapi setiap kali aku perhatikan dia selalu sibuk dengan semua tugas kuliahnya. Dia adalah salah satu Mahasiswi berprestasi di kampus, Tapi dia tidak pernah nolak ketika orang ingin meminta bantuannya... Wah aku benar-benar salut. Tetapi bukan itu aja semakin aku salut sama perempuan itu semakin aku telusuri kehidupannya .hehehehehehehe Aku sengaja mengitu kemanapun dia pergi, tapi mungkin aku tidak pernah ketahuan hehehe..... sepulang kampus aku perhatiin dia jalan kaki. Dalam hati aku berfikir Wah pantesan tu cewek gak sombong ternyata dia org tak berada. Bayangkan saja dia pulang jalan kaki padahal jarak kamus...

Peganglah dada dan Istigfar

Ketika hati terasa pilu akan sesuatu yang menyakitkan. # Peganglah dada dan ucaplah istighfar. # Perbanyak dzikir dan mengingat segala yang kita terima ini hanya Ujian sementara. # Ketika orang2 yang kita cintai meninggalkan kita karna suatu sebab. # Banyaklah bersyukur dan bersabar. Yakinlah akan rencana Allah menghilangkan yang baik dan akan menggantikan yang jauh lebih baik lagi. # Jangan pernah merasa sedih karna terlihat sendiri. # Sesungguhnya ada Allah yang selalu menemani. Yang selalu setia dan ikhlas dalam mencintai. # Meski kita berbuat banyak dosa padaNya. Cinta dan kasih sayangnya tulus tanpa batas dan tidak mengharap imbalan. # Allahu Akbar. Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....

Cinta | Tentang Cinta

Tentang cinta yang datang perlahan.. membuat ku takut kehilangan.. Apa sebenarnya arti cinta. virus merah jambu yg mulai menghantui... Mahasiswa tingkat akhir yg sebentar lagi akan wisuda membuat ku semakin resah dengan virus yg satu ini... Kebingungan dan tentu kegelisahan. disatu sisi hati ini egois untuk memiliki namun disisi lain hati ini juga harus ikhlas bahwa diri ini belum siap untuk dimiliki.. Akal tahu betul bahwa virus merah jambu yg kita sebut cinta ini sangat menyiksa. rasa takut kehilangan seseorang yg belum pernah dimiliki... ingin mengikhlaskan tapi tetap selalu menyebut namanya dalam doa... ini ujian yg lebih berat dari ujian sidang hehe gak sih becanda... tapi inti nya i know ini ujian dari allah dan harus bisa dilewati jodoh pasti bertemu.. eh :p... Intinya jangan dipikirin aja yaa perbaiki lah niat Allah maha mengetahui apa yg tidak kita ketahui